"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Jangan Harap Dipanggil Timnas Brasil, Neymar Malah Marah di Klub

Perilaku Neymar yang Mengganggu Klub Membuatnya Tidak Pantas Dipanggil Timnas Brasil

Neymar, bintang sepak bola asal Brasil, tidak lagi menjadi bagian dari Timnas Brasil dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk performa dan perilaku yang tidak stabil di level klub. Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, belum pernah memanggil pemain 33 tahun tersebut sejak ia menjabat pada Mei lalu.

Ancelotti telah menggelar empat kali FIFA Matchday, yaitu untuk bulan Juni, September, Oktober, dan November 2025. Dalam semua panggilan tersebut, nama Neymar tidak pernah muncul. Terakhir kali ia dipanggil adalah pada Maret 2025, sebelum Ancelotti menjadi pelatih.

Dalam pernyataannya, Ancelotti menyampaikan bahwa ia masih membuka pintu bagi Neymar untuk kembali bergabung dengan skuad Timnas Brasil. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi fisik pemain sangat penting.

“Kami tidak akan mengamati bagaimana Neymar bermain, jelas. Semua orang tahu bakatnya,” ujar Ancelotti beberapa waktu lalu. “Tetapi dalam sepak bola modern, untuk memanfaatkan bakatnya, pemain harus berada dalam kondisi fisik yang baik.”

Ia juga menambahkan bahwa jika Neymar dalam kondisi terbaiknya, ia pasti akan masuk ke tim nasional. “Semua orang ingin Neymar berada di tim nasional dalam kondisi fisik yang baik,” tambah Don Carlo.

Namun, situasi saat ini menunjukkan bahwa Neymar belum layak masuk ke Timnas Brasil. Bukan hanya masalah fisik, tetapi juga perilaku yang sering menimbulkan masalah di klubnya, Santos.

Santos sedang berada di zona degradasi setelah mengumpulkan 33 poin dari 32 pertandingan di Serie A Campeonato Brasileiro. Klub yang pernah tiga kali juara Copa Libertadores dan dua kali memenangkan Piala Interkontinental ini membutuhkan pemimpin seperti Neymar untuk memberikan semangat kepada rekan-rekannya.

Sayangnya, Neymar justru menjadi sumber masalah. Dalam pertandingan melawan Flamengo pada 9 November lalu, ia kembali menjadi starter setelah absen selama dua bulan akibat cedera otot. Namun, Santos kalah 2-3 dan Neymar tampak tidak tenang sepanjang pertandingan.

Pemain berusia 33 tahun ini mendapatkan kartu kuning karena protes di awal pertandingan. Ia bahkan terlibat perdebatan verbal dengan wasit di jeda pertandingan. Selama pertandingan, ia tidak mencatatkan gol atau assist. Pada menit ke-85, ia diganti keluar lapangan.

Perilaku Neymar tidak elok ketika diganti. Ia keluar lapangan sambil menendang botol minuman. Menurut laporan Globo Esporte, rekan-rekan setim dan manajemen merasa terganggu dengan sikapnya.

Di saat klub sedang menghadapi tekanan besar, Neymar justru membuat suasana semakin tegang. Meski Santos tidak menjatuhkan hukuman apa pun kepada Neymar, sang pemain telah meminta maaf di kamar ganti.

Kejadian ini menunjukkan bahwa Neymar, yang baru mencetak 6 gol dan 3 assist dalam 23 penampilan musim ini untuk Santos, belum layak berada di Timnas Brasil.

Brasil sendiri akan menghadapi dua laga uji coba melawan Senegal pada 15 November dan Tunisia pada 18 November. Untuk lini depan, Ancelotti memanggil Richarlison, Vinicius Junior, Rodrygo, Matheus Cunha, Estevao, Luiz Henrique, Joao Pedro, dan Vitor Roque.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *