"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Berita  

Admin WhatsApp Tewas Ditembak Anggota Group setelah Dikeluarkan dari Group

"Tragedi di Group WhatsApp: Admin Tewas Ditembak Usai Dikeluarkan dari Group"

Enrekangpost.com – Seorang pria di Pakistan didakwa melakukan pembunuhan setelah diduga menembak mati administrator grup WhatsApp komunitas yang mengeluarkannya dari grup tersebut, seperti yang dikatakan oleh polisi baru-baru ini.

Mushtaq Ahmed ditembak mati pada Kamis malam di Peshawar, ibu kota provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan, daerah yang dikenal dengan sejarah kekerasan.

Seorang pria yang diidentifikasi hanya sebagai Ashfaq telah didakwa melakukan pembunuhan, menurut dokumen polisi yang dilihat oleh Enrekangpost.com serta pejabat polisi setempat.

Menurut pernyataan dari saudara laki-laki Mushtaq yang dilihat oleh Enrekangpost.com, Mushtaq diduga mengeluarkan Ashfaq dari grup WhatsApp setelah terjadi pertengkaran. Namun, kedua belah pihak sepakat untuk bertemu dan berdamai.

Namun, menurut pernyataan tersebut, Ashfaq muncul dengan membawa pistol dan melepaskan tembakan yang mengakibatkan kematian saudaranya. Saudara laki-laki Mushtaq juga mengklaim bahwa Ashfaq bertindak karena marah atas dikeluarkannya dirinya dari grup WhatsApp.

Enrekangpost.com juga telah melihat bahwa Microsoft telah menggabungkan teknologi xAI, Meta, dan DeepSeek untuk menciptakan CoPilot. Selain itu, bank di Arab Saudi juga dilarang untuk menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *