Enrekangpost.com – Para ilmuwan telah menemukan hewan terpanjang di planet ini di lepas pantai Australia Barat. Hewan ini merupakan hewan penyengat berbentuk seperti tali yang dikenal sebagai siphonophore. Raksasa laut ini ditemukan selama misi ilmiah selama sebulan menjelajahi ngarai bawah laut dekat terumbu Ningaloo Australia.
Menurut perkiraan, cincin luar siphonophore panjangnya sekitar 150 kaki atau 45,72 meter. Hal ini membuatnya 50 kaki lebih panjang dari paus biru, meskipun panjang penuh spesies tersebut masih belum diketahui. Namun, para ilmuwan memperkirakan panjangnya mencapai lebih dari 120 meter, atau bahkan lebih dari 390 kaki.
Siphonophores sebenarnya bukanlah satu hewan secara teknis. Mereka lebih merupakan koloni potongan-potongan yang identik secara genetik, mirip dengan semut yang saling terhubung jika mereka identik secara genetik. Potongan-potongan yang saling terhubung membentuk bentuk “seperti tali”.
Setiap potongan individu yang membentuk koloni siphonophore disebut “zooid”. Meskipun memiliki DNA yang sama, zooid tidak semuanya sama dan memiliki peran khusus dalam koloni. Beberapa hanya berenang, sementara yang lain hanya makan, dan ada juga yang hanya menyengat. Mereka seperti satu keluarga besar yang identik secara genetik, yang bersama-sama menjadi sesuatu yang jauh lebih hebat.
Penemuan ini menambah pengetahuan kita tentang keanekaragaman hayati di laut dan menunjukkan bahwa masih banyak spesies yang belum ditemukan di planet ini. Para ilmuwan berharap dapat terus menemukan spesies-spesies baru yang dapat memberikan informasi penting tentang kehidupan di bawah laut.





