Enrekangpost.com – Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan sementara tarif impor kepada Meksiko selama satu bulan setelah melakukan pembicaraan intensif dengan mitranya, Claudia Sheinbaum Pardo. Kedua negara sepakat untuk mengerahkan 10.000 tentara Meksiko ke perbatasan utara untuk menghentikan aliran fentanyl dan migran ilegal ke AS.
Trump menegaskan bahwa pasukan ini akan ditugaskan secara khusus untuk tujuan tersebut dan akan terlibat dalam negosiasi tingkat tinggi yang dipimpin oleh pejabat AS seperti Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Keuangan Scott Bessent. Sheinbaum juga mengkonfirmasi pengerahan pasukan dan menyoroti komitmen AS untuk membatasi perdagangan senjata ke Meksiko.
Ketegangan antara kedua negara meningkat saat Trump menuduh pemerintahan Sheinbaum melakukan aliansi dengan kelompok kejahatan Meksiko. Namun, setelah pertukaran pendapat yang baik, keduanya sepakat untuk memperkuat hubungan perdagangan yang telah dibangun lewat Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA) yang menggantikan NAFTA pada tahun 2020.





