"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Budaya  

Kapan Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026? Ini Niat dan Cara Lengkapnya!

Puasa sunnah ayyamul bidh sering menjadi salah satu amalan yang dinantikan oleh umat Muslim setiap bulannya. Puasa ini dilaksanakan pada pertengahan bulan Hijriyah dan memiliki keutamaan besar, mulai dari pahala yang sama dengan berpuasa sepanjang tahun hingga membantu menjaga konsistensi dalam beribadah. Memasuki April 2026, banyak orang mulai mencari tahu kapan tepatnya pelaksanaan puasa ayyamul bidh agar tidak terlewat. Mengingat penanggalan Hijriyah berbeda dengan kalender Masehi, penting untuk mengetahui tanggal yang tepat.

Berikut adalah jadwal puasa ayyamul bidh di bulan April 2026 yang bisa diikuti:

  • 13 Syawal 1447 H: Rabu, 1 April 2026
  • 14 Syawal 1447 H: Kamis, 2 April 2026
  • 15 Syawal 1447 H: Jumat, 3 April 2026

Hukum melaksanakan puasa ayyamul bidh adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat ditekankan. Rasulullah SAW menganjurkan puasa ini kepada para sahabat terdekatnya sebagai bekal amal harian yang jangan sampai tertinggal.

Niat puasa ayyamul bidh bisa diucapkan dalam hati atau secara lisan. Waktu membacanya bisa dilakukan malam hari atau sebelum terbitnya fajar. Berikut bacaan niat yang dapat dilafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab-Latin:
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidl (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”

Meski tergolong puasa sunnah, tata caranya tetap perlu diperhatikan agar ibadah yang dijalankan lebih maksimal dan penuh makna. Berikut tata cara puasa ayyamul bidh yang bisa diikuti:

  1. Niat puasa Ayyamul Bidh

    Niat menjadi langkah awal yang penting sebelum menjalankan puasa. Niat puasa Ayyamul Bidh bisa dilakukan di malam hari hingga sebelum waktu zawal (sebelum matahari tergelincir), selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Berikut bacaan niatnya:

    “Nawaitu shauma ayyamil bidh sunnatan lillahi ta’ala.”

    Artinya: “Saya niat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

  2. Makan sahur (dianjurkan)

    Sahur bukanlah syarat sah puasa, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan. Selain itu, sahur juga membantu menjaga energi selama menjalankan puasa seharian.

  3. Menahan diri dari hal yang membatalkan puasa

    Seperti puasa pada umumnya, Mama perlu menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Selain itu, penting juga menjaga sikap dan perkataan agar puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga memperbaiki diri secara keseluruhan.

  4. Memperbanyak ibadah

    Selama menjalankan puasa ayyamul bidh, dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, dan melakukan kebaikan lainnya. Hal ini bertujuan agar pahala yang didapatkan semakin berlipat.

  5. Berbuka puasa

    Saat waktu maghrib tiba, segerakan berbuka puasa. Dianjurkan berbuka dengan yang manis seperti kurma dan air putih, lalu dilanjutkan dengan makan secukupnya. Mama juga bisa membaca doa berbuka puasa agar ibadah terasa lebih sempurna.

Mengutip buku Inilah Alasan Rasulullah SAW Menganjurkan Puasa Sunah karya Amlrullah Syarbini dan Iis Nur’aeni Afgandi, puasa Ayyamul Bidh dianjurkan untuk dilakukan setiap bulan. Hal ini karena Allah SWT menjanjikan pahala kebaikan yang dilipatgandakan hingga sepuluh kali bagi setiap amal yang dikerjakan. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan Abu Hurairah RA berkata:

“Rasulullah SAW berpesan kepadaku tiga hal yaitu berpuasa setiap hari pada setiap bulannya, mengerjakan dua rakat salat duha, serta salat witir sebelum tidur,” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain itu, para ulama seperti Imam As-Subki menjelaskan bahwa puasa tiga hari setiap bulan memiliki keutamaan setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Sebagaimana berkaitan dengan sebuah riwayat berikut ini:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ النَّبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ صَامَ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَثَة أَيَّام، فَذَلِكَ صِيَامُ الدَّهْرِ، فَأَنْزَلَ اللهُ تَصْدِيقَ ذَلِكَ فِي كِتَابهِ الْكَرِيم: مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَة فَلهُ عشر أَمْثَالهَا [الأنعام: 160]. اَلْيَوْمُ بِعشْرَةِ أَيَّامٍ (رَوَاهُ ابْن ماجة وَالتِّرْمِذِيّ. وَقَالَ: حسن .وَصَححهُ ابْن حبَان من حَدِيث أبي هُرَيْرَة رَضِيَ اللهُ عَنْه)

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Dzar ra, sungguh Nabi saw bersabda: ‘Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulia karena membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari’,” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi).

Demikian informasi mengenai kapan puasa ayyamul bidh April 2026 beserta tata caranya. Yuk, jadikan puasa ayyamul bidh sebagai bagian dari rutinitas spiritual!







GERD saat Puasa Tak Bisa Diabaikan, Cek 4 Cara Mengatasinya!

Resep Klapertart Tanpa Rum untuk Takjil Buka Puasa Ibu Menyusui

Resep Es Kelapa Jeruk Segar untuk Menu Buka Puasa Ibu Hamil

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *