Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka Dekati Rekor “Sunshine Double”
Prestasi langka dalam dunia tenis, yang dikenal sebagai “Sunshine Double”, kini berada di ambang jangkauan dua petenis top, yaitu Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka. Dengan gelar yang mereka raih di Indian Wells, kini mereka hanya tinggal satu langkah lagi untuk menjuarai Miami Open 2026.
Sunshine Double merujuk pada pencapaian seorang pemain yang berhasil memenangkan dua turnamen besar secara berurutan dalam satu musim, yaitu Indian Wells dan Miami Open. Kedua turnamen ini digelar di lapangan keras dan berdekatan dalam waktu sekitar tiga minggu, biasanya pada bulan Maret hingga April.
Jannik Sinner telah membuktikan kemampuannya dengan mengalahkan Alexander Zverev di babak semifinal. Hasil ini memperpanjang rekor kemenangan set beruntunnya di ATP Masters 1000 menjadi 32 set sejak Paris Masters 2025 lalu. Sementara itu, Aryna Sabalenka juga menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Elena Rybakina di babak semifinal.
Jalur Menuju Rekor Tidak Mudah
Meski peluang terbuka lebar, perjalanan menuju “Sunshine Double” tidak akan mudah bagi Sinner dan Sabalenka. Di final, Sinner akan menghadapi Jiri Lehecka, yang tampil apik sepanjang turnamen. Lehecka hanya kehilangan satu set sepanjang Miami Open kali ini dan selalu menang dua set dalam perjalanan ke final.
Di sisi lain, Sabalenka akan bertemu Coco Gauff, yang tampil sangat impresif sepanjang turnamen. Kedua petenis ini diharapkan memberikan pertandingan yang sangat ketat di partai puncak.
Sejarah “Sunshine Double” yang Langka
Jika Sinner dan Sabalenka berhasil meraih gelar di Miami Open 2026, maka dunia tenis akan menyaksikan momen langka: dua pemain dari sektor putra dan putri meraih “Sunshine Double” dalam tahun yang sama. Terakhir kali hal ini terjadi adalah pada 2016, ketika Novak Djokovic dan Victoria Azarenka mencapai prestasi serupa.
Pencapaian ini bukanlah hal biasa. Dibutuhkan konsistensi tinggi dalam waktu singkat, karena pemain harus memenangkan 12 pertandingan beruntun dalam tiga pekan di dua turnamen berbeda dengan kondisi lapangan yang tidak sepenuhnya sama.
Sebanyak 11 petenis telah mencapai prestasi ini (7 pria dan 4 wanita), 10 di antaranya pernah menjadi nomor satu dunia. Michael Chang adalah satu-satunya yang tidak mencapai posisi tersebut, sedangkan 10 di antaranya juga pernah menjadi juara Grand Slam. Marcelo Rios adalah satu-satunya pengecualian dalam kategori ini.
Daftar Pemenang “Sunshine Double”
Beberapa nama legendaris telah mencatatkan diri dalam sejarah “Sunshine Double”, antara lain:
- Jim Courier – 1991
- Michael Chang – 1992
- Pete Sampras – 1994
- Steffi Graf – 1994 dan 1996
- Marcelo Ríos – 1998
- Andre Agassi – 2001
- Kim Clijsters – 2005 (memenangkan 14 pertandingan sebagai pemain non-unggulan)
- Roger Federer – 2005, 2006, dan 2017
- Novak Djokovic – 2011, 2014, 2015, dan 2016
- Victoria Azarenka – 2016
- Iga Swiatek – 2022
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











