Pengalaman Unik Keluarga Mudik dengan Bus Pribadi
Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang, terutama para perantau yang kembali ke kampung halaman. Tapi pada tahun 2026 ini, ada satu keluarga yang menarik perhatian warganet karena cara unik mereka dalam melakukan perjalanan mudik. Mereka memilih menggunakan bus pribadi sebagai kendaraan utama untuk pulang kampung.
Video tentang perjalanan keluarga tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh Aditya Bagas Sahillana melalui akun Instagramnya, @adityabagas129, pada Minggu (22/3/2026). Dalam video yang beredar, suasana mudik keluarga tersebut terlihat santai dan hangat. Mereka tidak menghadapi kepadatan atau kesulitan seperti biasanya saat mudik menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.
Interior bus yang luas membuat keluarga tersebut bisa duduk nyaman, bercengkerama, hingga membawa banyak barang tanpa kesulitan. Banyak warganet mengaku iri sekaligus terhibur melihat pengalaman mudik yang dianggap anti-ribet dan jauh dari stres. Beberapa komentar netizen menyebutkan bahwa mudik dengan bus sendiri adalah impian bagi banyak orang.
Alasan Menggunakan Bus Pribadi
Aditya menceritakan bahwa video tersebut diambil pada 16 Maret 2026 saat keluarganya melintas di Tol Jakarta-Cikampek. Saat itu, ia bersama enam anggota keluarganya sedang melakukan perjalanan mudik dari Ciangsana, Jawa Barat, menuju Bojonegoro, Jawa Timur.
Ide menggunakan bus pribadi untuk mudik berasal dari dirinya dan ayahnya. Tradisi ini sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir. Bus yang digunakan merupakan bus medium dengan konfigurasi 31 kursi. Kendaraan ini dipilih karena jumlah anggota keluarga yang cukup banyak, sehingga mobil pribadi dianggap tidak efektif.
Aditya menjelaskan bahwa keluarganya saat ini sedang merintis usaha kecil di bidang bus pariwisata. Mereka memiliki tiga unit bus yang dibeli dalam kondisi bekas dari perusahaan White Horse Bus Jakarta. Dua unit bus digunakan untuk angkutan mudik dan arus balik Lebaran 2026, sementara satu unit lainnya digunakan hanya untuk keperluan keluarga.
Keuntungan Menggunakan Bus Pribadi
Bagi Aditya dan keluarganya, membawa bus sendiri untuk mudik bukan hanya soal gaya atau keunikan, tetapi juga soal kepraktisan. Dengan kapasitas yang lebih besar, keluarga bisa bepergian bersama tanpa harus berdesakan. Selain itu, bus memberi ruang lebih luas untuk membawa oleh-oleh dan hasil panen dari kampung halaman.
“Karena keluarga kami personilnya banyak dan kalau pakai mobil pribadi tidak cukup,” jelasnya. Ia menambahkan, keuntungan lain dari menggunakan bus pribadi adalah fleksibilitas membawa barang dalam jumlah besar. “Selain itu kalau pakai mobil bawa oleh-oleh dari kampung halaman nggak bisa muat banyak. Semenjak bawa bus kami bisa bawa oleh-oleh, hasil sawah beras berkarung-karung dan lain-lain,” lanjut Aditya.
Biaya yang Terjangkau
Menariknya, biaya perjalanan mudik dengan bus pribadi disebut tidak terlalu mahal. Untuk sekali perjalanan, keluarga Aditya biasanya menghabiskan biaya tidak lebih dari Rp2 juta. Rinciannya, sekitar Rp1,2 juta digunakan untuk membeli bahan bakar minyak dan Rp730 ribu untuk tarif tol.
Dengan biaya tersebut, mereka bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman, lebih longgar, dan lebih menyenangkan bersama keluarga besar. Tidak ada kerepotan berpindah kendaraan, tidak perlu khawatir kekurangan tempat, dan semua anggota keluarga bisa menikmati perjalanan dalam satu kendaraan yang sama.
Respons Publik yang Luar Biasa
Aditya pun mengaku terkejut videonya bisa meledak di media sosial. Hingga viral, video tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan memancing banyak respons dari publik. “Kaget sih soalnya tiap tahun saya pasti buat konten, tapi saya upload di YouTube buat kenang-kenangan dan penontonnya juga banyak, nggak sebanyak di reels Facebook dan Instagram seperti saat ini,” tandasnya.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa mudik tidak selalu identik dengan kelelahan dan kepadatan. Dengan cara yang kreatif dan disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, perjalanan pulang kampung justru bisa menjadi momen yang menyenangkan, hangat, dan penuh kenangan.










