Perhitungan dan Skenario Persija Jakarta Juara Liga 1 2025/2026
Persija Jakarta memiliki peluang untuk menjadi juara Liga 1 2025/2026, tetapi hal itu bergantung pada performa tim-tim lain seperti Persib Bandung dan Borneo FC. Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas atau yang akrab disapa Bepe, menyampaikan bahwa timnya membutuhkan 30 poin dari 10 pertandingan tersisa agar bisa meraih gelar juara.
Dari posisi saat ini, Persija Jakarta berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 51 poin. Untuk mencapai target tersebut, Macan Kemayoran harus mengumpulkan 30 poin dalam 10 laga terakhir. Jika berhasil menang 10 kali secara beruntun, maka poin maksimal yang bisa didapatkan adalah 81 poin. Dengan demikian, Persija Jakarta memiliki peluang besar untuk memperoleh gelar juara.
Bepe menjelaskan bahwa dalam beberapa pertemuan sebelumnya, dia dan Pak Panca membuat skema khusus untuk mengevaluasi kemungkinan hasil dalam 10 pertandingan tersisa. Mereka memprediksi bagaimana setiap laga akan berjalan, termasuk di mana Persija Jakarta akan menang dan di mana mereka mungkin mengalami kesulitan.
Menurut analisisnya, baik Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta berada di papan atas dengan poin yang sangat tipis. Kondisi ini membuat persaingan sangat ketat dan tidak mudah bagi ketiganya untuk memastikan gelar juara musim ini.
Bepe juga tidak memberikan informasi pasti tentang posisi Persija Jakarta pada pekan-pekan tertentu dalam 10 laga terakhir. Namun, ia berharap bahwa pada akhir musim, Persija Jakarta bisa berada di posisi teratas. Laga terakhir Persija Jakarta di kandang akan digelar pada 23 Mei 2026 melawan Semen Padang.
“Kapan kita akan mengkudeta, saya tidak ceritakan poin tipis satu atau dua itu kita di mana kan saya enggak ceritakan kan? Tapi bagi kami yang penting adalah, semoga di akhir musim setelah pekan ke-34 kita di nomor satu,” jelas legenda hidup Persija tersebut.
Dari 10 pertandingan tersisa, lima di antaranya akan dilakukan di kandang. Termasuk laga krusial kontra Persib Bandung pada pekan ke-32 yang akan digelar pada 10 Mei 2026 mendatang. “Jadi sekali lagi, masih 10 pertandingan itu masih banyak hal yang bisa terjadi. Masih ada 30 poin yang bisa diperebutkan,” ujar Bepe.
Sepuluh laga Persija Jakarta akan dimulai saat Macan Kemayoran menjamu Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu (15/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Skenario di Atas Kertas Persija Jakarta di 10 Laga Berdasarkan Head to head & Performa Lawan
Dari 10 laga sisa, Bhayangkara FC (Away), PSIM Yogyakarta (Away), dan laga kontra Persib Bandung (home) bakal jadi batu sandungan Macan Kemayoran. Merujuk pada head to head, mayoritas Persija Jakarta unggul dari lawan-lawannya. Namun, laga krusial kontra Persib Bandung jadi pertandingan wajib yang harus dimenangkan Persija Jakarta.
Menang kontra Persib Bandung bakal membuat Persija Jakarta bisa pangkas poin atau malah kudeta Maung Bandung. Tinggal bagaimana catatan 7 laga sebelumnya Persija Jakarta yang harus dimenangkan.
Berikut adalah prediksi skenario dalam 10 laga tersisa:
-
Minggu (15/3/2026): Persija Jakarta Vs Dewa United (Home)
(4 kali menang, 1 imbang dan 2 kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Kontra Dewa United, Persija Jakarta diunggulkan untuk raih 3 poin. Pasalnya, dari 7 pertandingan, Persija Jakarta menang sebanyak 4 kali dan hanya 2 kali imbang. Bahkan, pada pertemuan terkini, Persija Jakarta menang di markas Dewa United dengan skor 3-1. Dengan kata lain, 3 poin potensi besar didapatkan oleh Persija Jakarta. -
5 April 2026: Bhayangkara FC Vs Persija Jakarta (Away)
(6 kali menang, 7 imbang dan 3 kalah)
(Prediksi 1 Poin)
Bhayangkara FC bakal jadi tim kejutan sekaligus misi sulit bagi Persija Jakarta untuk amankan tiga angka. Pasalnya, Persija Jakarta bakal away ke markas Bhayangkara FC yang saat ini tengah onfire. Meski begitu, Persija Jakarta diprediksi bisa curi 1 poin atau bahkan menang jika menilik rekor head to head nya. Di mana, Persija Jakarta menang 6 kali kontra Bhayangkara FC berbanding 3 milik The Guardian. Akan tetapi, Persija Jakarta layak waspadai Bhayangkara FC berkaca pada catatan mereka saat bertandang ke markas The Guardian. Pasalnya, Persija Jakarta hanya mampu 3 kali seri dan 2 kali kalah. -
11 April 2026: Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya (Home)
(3 kali menang, 6 imbang dan 4 kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Dari head to head, Persebaya Surabaya memang unggul dari Persija Jakarta. Bahkan, dua kali Persebaya Surabaya bikin keok Persija Jakarta di depan para Jakmania. Meski begitu, catatan itu berlaku saat Persebaya Surabaya ditangani Aji Santoso. Setelah era berganti, Persija Jakarta kembali curi kans kemenangan atas Persebaya Surabaya. Di mana, dua kali laga away, Persija Jakarta berhasil libas Persebaya Surabaya. Target 3 poin jadi prediksi yang bisa didapatkan Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya. -
18 April 2026: PSBS Biak Vs Persija Jakarta (Away)
(1 kali menang, 1 imbang dan 1 kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Kontra PSBS Biak, Persija Jakarta diprediksi bakal menang. Bukan tanpa sebab, performa angin-anginan PSBS Biak jadi dasarnya. Terlebih, dari 6 laga terkini PSBS Biak, mereka belum pernah catatkan kemenangan. Target 3 poin diprediksi bakal diraih Persija Jakarta.

-
22 April 2026: PSIM Yogyakarta Vs Persija Jakarta (Away)
(1 kali menang, – imbang dan – kalah)
(Prediksi 1 Poin)
PSIM Yogyakarta bisa jadi tim kejutan yang bakal jadi misi sulit Persija Jakarta. Performa terkini PSIM Yogyakarta yang tampil mengesankan di musim perdana di Liga 1 jadi sebab pertama. Sebab kedua, PSIM Yogyakarta bermain di laga kandang di depan Brajamusti. Target 1 poin jadi potensi realistis yang bakal didapat oleh Persija Jakarta. -
27 April 2026: Persija Jakarta Vs Persis Solo (Home)
(4 kali menang, 2 imbang dan 1 kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Bentrok kontra Persis Solo diprediksi bakal jadi lumbung 3 poin Persija Jakarta. Head to head jadi modal Persija Jakarta kans amankan 3 poin dari Persis Solo. Terlebih, Macan Kemayoran bermain di kandang sendiri. Selain itu, performa buruk Persis Solo di musim ini baik kandang maupun tandang jadi modal lain Persija Jakarta bungkus 3 angka. -
4 Mei 2026: Persijap Jepara Vs Persija Jakarta (Away)
(3 kali menang, – imbang dan – kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Kontra Persijap Jepara di laga away diprediksi tak buat Persija Jakarta kehilangan angka. Persija Jakarta berpotensi raih 3 poin berkaca dari performa buruk Persijap Jepara di musim ini. Terlebih, secara head to head, Persija Jakarta unggul 3 kali menang atas Persijap Jepara. -
10 Mei 2026: Persija Jakarta Vs Persib Bandung (Home)
(4 kali menang, 10 imbang dan 9 kalah)
(Prediksi 1 Poin)
Di tiga laga sebelum akhir musim, Persija Jakarta bakal bertemu Persib Bandung. Laga ini tentu saja jadi pertandingan wajib yang harus dimenangkan Persija Jakarta. Bermain di depan para Jakmania hingga persaingan menuju juara jadi dasarnya. Namun, berkaca dari head to head, Persija Jakarta harus hati-hati. Di mana, Persija Jakarta hanya 4 kali menang atas Persib Bandung berbanding 9 milik Maung Bandung. Dari 4 pertandingan terkini di markas Persija Jakarta, Persib Bandung sukses menang 1 kali, 2 imbang dan 1 kali kalah. Terkini, laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung berakhir dengan skor 2-2 hiasi pertandingan musim lalu. -
16 Mei 2026: Persik Kediri Vs Persija Jakarta (Away)
(7 kali menang, 2 imbang dan 2 kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Kontra Persik Kediri, Persija Jakarta diprediksi bakal menang dan raih 3 poin meski bertandang ke Stadion Brawijaya. Sebab pertama terkait dengan catatan head to head Persija Jakarta yang unggul dari Persik Kediri. Di mana, Persija Jakarta dapatkan 7 kali menang, 2 imbang dan hanya 2 kali kalah. Kedua, berkaitan dengan performa angin-anginan Persik Kediri. Terkini, di tiga laga terakhir, Persik Kediri hanya kantongi 1 poin. Namun, catatan apik Persik Kediri di kandang jadi perhatian khusus Persija Jakarta. -
23 Mei 2026: Persija Jakarta Vs Semen Padang (Home)
(4 kali menang, 4 imbang dan 3 kalah)
(Prediksi 3 Poin)
Di laga pamungkas, Persija Jakarta bakal menjamu Semen Padang. Semen Padang yang hancur-hancuran di musim ini berpotensi jadi tambahan 3 poin Persija Jakarta. Catatan head to head dan bermain di depan Jakmania jadi faktor Persija Jakarta bisa bungkus 3 angka.
Prediksi total poin yang didapat di 10 laga tersisa merujuk skema di atas: 24 poin
Poin maksimal jika skema ini terealisasi yakni 75 poin.
Persib Bandung & Borneo FC Wajib Catatkan Rasio Kalah Ini
Skenario Persija Jakarta jika merujuk pada kalkulasi di atas, Persib Bandung dan Borneo FC wajib kalah setidaknya 5 dan 3 laga untuk kunci gelar Macan Kemayoran di angka 75 poin. Di mana, jika Persib Bandung kalah 5 kali dari 11 pertandingan dan 6 laga lainnya menang, raihan poin mereka hanya berada di angka 73 poin. Sementara Borneo FC wajib tersandung 3 kali dari 11 laga dengan poin maksimal 74.
Persib Bandung: 54+18: 73 poin, 5 kali kalah dari 11 laga
Borneo FC: 50+24: 74 poin, 3 kali kalah dari 11 laga.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











