Wisata Cagar Budaya di Kabupaten Sanggau: Warisan Sejarah dan Budaya yang Menarik Dikunjungi
Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, memiliki sejumlah objek wisata cagar budaya yang menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung, terutama saat libur Idul Fitri. Wisata cagar budaya ini tidak hanya menawarkan pengalaman unik, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan sejarah dan tradisi masyarakat Melayu dan Dayak.
Cagar budaya di Sanggau umumnya berupa bangunan bersejarah seperti keraton, makam raja, rumah adat, hingga situs-situs yang berkaitan dengan perkembangan kerajaan dan masyarakat lokal. Keberadaannya menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, serta meningkatkan pariwisata daerah melalui kunjungan wisata sejarah dan budaya.
Salah satu cagar budaya paling terkenal di Sanggau adalah Keraton Surya Negara Sanggau. Keraton ini merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Sanggau pada masa lalu dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional sejak tahun 2003. Keraton ini menjadi simbol sejarah kerajaan Melayu di Sanggau dan sering menjadi lokasi kegiatan budaya serta festival daerah.
Selain itu, terdapat Keraton Pakunegara Tayan, yang berkaitan dengan sejarah Kerajaan Tayan yang berkembang di sepanjang Sungai Kapuas. Kawasan keraton ini masih menjadi pusat kegiatan adat dan festival budaya seperti ritual tradisional dan kegiatan kerajaan.
Di Kalimantan Barat, terdapat ratusan objek cagar budaya yang tersebar di berbagai kabupaten/kota, termasuk di Kabupaten Sanggau. Beberapa bangunan bersejarah di Sanggau telah tercatat sebagai cagar budaya dan terus diupayakan pelestariannya oleh pemerintah daerah.
Wisata cagar budaya memberikan beberapa manfaat, antara lain:
- Melestarikan sejarah dan tradisi lokal masyarakat Melayu dan Dayak.
- Menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda.
- Meningkatkan pariwisata daerah melalui kunjungan wisata sejarah dan budaya.
- Mendukung kegiatan budaya, seperti festival adat dan kerajaan.
Berikut adalah daftar wisata cagar budaya yang ada di setiap kecamatan di Kabupaten Sanggau:
- Kecamatan Toba
-
Rumah Betang Nek Bindang Dsn Nek Bindang, Desa Balai Belungai
-
Kecamatan Meliau
- Makam Panglima Pangsuma
-
Makam Raja Gusti Lekar Dsn Rambai, Desa Meliau Hulu
-
Kecamatan Kapuas
- Keraton Penembahan H.M. Said Paku Negara
- Keraton Surya Negara Kelurahan Ilir Kota
- Masjid Jami’ Kelurahan Tanjung Sekayam
- Makam Raja–Raja Giri Kelurahan Ilir Kota
- Makam Raja–Raja Beringin H.M. Said Paku Negara Kelurahan Beringin
- Makam Panembahan H. Sulaiman Kelurahan Tanjung Sekayam
- Makam Ratu Ayu Kelurahan Tanjung Sekayam
- Makam Raja–Raja Mengkiang Desa Mengkiang
- Situs Batu Sampai Kelurahan Tanjung Sekayam
- Pedagi Temobang Dsn Berancit, Desa Lape
-
Meriam Lela Kelurahan Tanjung Sekayam
-
Kecamatan Jangkang
- Pedagi Tanjung Maya Desa Tanggung
-
Baju Domong/ Dumang Giroi Desa Tanggung
-
Kecamatan Bonti
-
Homing Pedagi Desa Kampuh
-
Kecamatan Parindu
- Rumah Betang Kopar Dusun Kopar, Desa Dosan
-
Pedagi Abae Manam dan Raden Ali Dsn Beruak, Desa Gunam
-
Kecamatan Tayan Hilir
- Keraton Paku Negara Kusuma Desa Pedalaman
- Makam Raja Tayan Desa Pedalaman
- Masjid Jami’ Desa Pedalaman
-
Tiang Bendera Keramat Raja Tungkat Rakyat Desa Beginjan
-
Kecamatan Balai
-
Pedagi Manungk Engkio
-
Kecamatan Noyan
-
Pedagi Nyango Desa Empirang Ujung
-
Kecamatan Sekayam
- Rumah Panca Putu Mang Pihit Desa Pengadang
-
Kecamatan Entikong
- Guna Panca Lama Desa Nekan
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











