"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Kronologi Kapal KLM Putra Natuna Tabrak Karang di Serasan, Niat Isi BBM Berujung Tragedi

Kronologi Kapail Kandas di Perairan Serasan

Kapal layar motor (KLM) Putra Natuna mengalami kejadian tak terduga saat berlayar dari Pontianak menuju Ranai, Kabupaten Natuna. Insiden ini terjadi pada Kamis (5/3/2026) malam, ketika kapal yang sedang dalam perjalanan tiba-tiba kandas di perairan Kecamatan Serasan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kapal yang awalnya bertolak dari Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), rencananya akan singgah di Pelabuhan Serasan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) sebelum melanjutkan perjalanan. Namun, hal tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Saat memasuki perairan Desa Tanjung Setelung, Kecamatan Serasan, kapal justru salah alur dan menabrak karang. Tabrakan ini menyebabkan kebocoran pada lambung kapal bagian kanan, sehingga akhirnya kapal kandas. Lokasi kejadian berada di perairan dangkal, sekitar dua mil dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan.

Seorang warga setempat, Ap, mengatakan bahwa kapal barang tersebut hanya ingin singgah untuk mengisi BBM sebelum melanjutkan perjalanan. Ia menjelaskan bahwa kejadian ini disebabkan oleh kesalahan arah saat memasuki perairan desa tersebut.

Proses Evakuasi dan Penanganan

Setelah menabrak karang, awak kapal langsung memberitahu masyarakat setempat untuk meminta bantuan evakuasi. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke tim SAR Gabungan, termasuk Basarnas, Pos AL Serasan, Polsek Serasan, dan masyarakat sekitar.

Tim gabungan segera berangkat ke lokasi menggunakan kapal patroli Posal Serasan serta pompong nelayan. Ketika tiba di lokasi, mereka langsung melakukan evakuasi awak kapal. Beruntung, seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat.

Selain itu, tim gabungan juga bekerja sama dengan warga untuk mengevakuasi sebagian muatan kapal. Kapal tersebut membawa berbagai barang seperti sembako, elektronik, perabot rumah tangga, serta barang pecah belah. Beberapa barang berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pelabuhan PLBN Serasan. Namun, sejumlah muatan dilaporkan tenggelam akibat kebocoran kapal.

Pernyataan dari Kapolsek Serasan

Kapolsek Serasan, Iptu Agusnul Yaqin, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, kapal KLM Putra Natuna masih berada di lokasi kejadian karena masih kandas dan belum bisa ditarik ke pelabuhan.

“Alhamdulillah seluruh ABK selamat dan saat ini dalam kondisi aman. Untuk kapal masih di laut kandas karena ketabrak karang,” ujar Iptu Agus saat dikonfirmasi Jumat sore.

Menurutnya, hingga saat ini petugas kepolisian bersama tim gabungan dan masyarakat masih melakukan evakuasi sisa barang-barang di dalam kapal ke Pelabuhan PLBN Serasan. Kerugian material akibat kejadian ini masih belum dapat dipastikan.

Profil Awak Kapal

Kapal berbahan kayu dengan bobot 98 GT ini diawaki oleh empat orang kru, yaitu:

  • Sunardi (49) selaku Nahkoda
  • Payadi (47) ABK KKM
  • Tira Rasa (26) Juru Minyak
  • Murandika (30) Juru Minyak

Menurut Kapolsek Serasan, kapal ini berangkat dari Pontianak dengan tujuan Ranai. Kapal ingin singgah ke Serasan untuk isi BBM sebelum kembali berlayar.


Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *