"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Persita Dihantui Rekor Buruk di Kandang PSM, Carlos Pena: Statistik Tak Berarti

Pertemuan PSM Makassar vs Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie

Pertandingan antara PSM Makassar dan Persita Tangerang dalam pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (2/3/2026) malam. Ini menjadi pertemuan keempat bagi Persita saat bertandang ke markas PSM Makassar, dan hasilnya selalu sama: kekalahan.

Persita Tangerang datang dengan catatan buruk dalam pertandingan kandang PSM Makassar. Empat kali lawatan ke stadion yang memiliki kapasitas 8.547 penonton tersebut selalu berakhir dengan kekalahan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi tim asuhan Carlos Pena.

Selain itu, performa Persita dalam lima laga terakhir juga tidak stabil. Hanya dua kemenangan yang diraih, sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Kini, Persita tertahan di urutan tujuh klasemen sementara dengan 35 poin, jauh dari PSM Makassar yang berada di peringkat 13 dengan 23 poin.

Fokus pada Pertandingan Mendatang

Pelatih Persita, Carlos Pena, tidak ingin terjebak dalam statistik masa lalu. Ia lebih fokus pada pertandingan mendatang. “Statistik tidak terlalu berbicara. Tim kami dalam performa cukup baik. Kita berharap besok bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya saat konferensi pers jelang pertandingan.

Meski persiapan minim, Carlos Pena tetap optimis. Ia menilai bahwa motivasi dan kerja keras akan menjadi kunci keberhasilan. “Hari ini kita bisa latihan di lapangan cukup bagus. Motivasi kembali ke performa kita dan mendapatkan poin,” tambahnya.

Carlos Pena juga mengakui bahwa PSM Makassar tetap merupakan salah satu tim kuat di sepak bola Indonesia. Meski saat ini sedang dalam situasi kurang bagus, ia tidak meremehkan lawan. “Kalau kita mau mendapatkan poin, kita harus kerja keras, karena PSM Makassar juga tim punya sejarah,” katanya.

Pemain Persita Tampil Pincang

Persita tampil pincang dalam pertandingan ini. Beberapa pemain utama absen karena berbagai alasan. Eber Bessa dan Matheus Alves, dua pemain penting Persita, tidak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning. Eber Bessa telah menerima tujuh kartu kuning musim ini, sedangkan Matheus Alves sudah mengantongi empat kartu kuning.

Selain itu, Ryuji Utomo dan Yardan Yafi masih dalam proses pemulihan cedera dan harus menepi lama. Namun, Carlos Pena tetap percaya pada pemain yang tersisa. “Ryuji dan Yardan Yafi cedera panjang. Besok pemain yang datang ke sini siap,” ujarnya.

Klasemen BRI Super League

Berikut adalah klasemen sementara BRI Super League:

Klub D M S K GM GK -/+ P
Persib 22 17 2 3 37 11 26 53
Persija Jakarta 23 16 2 5 42 19 23 50
Borneo FC 22 16 1 5 40 21 19 49
Malut United 23 12 5 6 46 28 18 41
Bhayangkara FC 24 11 5 8 29 26 3 38
Persebaya 23 10 8 5 34 23 11 38
PSIM 23 9 9 5 33 30 3 36
Persita 23 10 5 8 27 21 6 35
Dewa United 24 10 3 11 29 29 0 33
Arema FC 23 8 7 8 32 30 2 31
Bali United 23 7 9 7 31 31 0 30
Persik 23 7 6 10 30 40 -10 27
PSM Makassar 23 5 8 10 24 27 -3 23
Madura United 23 4 8 11 22 36 -14 20
Persijap 23 5 4 14 20 39 -19 19
PSBS Biak 23 4 6 13 26 49 -23 18
Semen Padang 23 4 4 15 19 41 -22 16
Persis 23 2 8 13 24 44 -20 14

Harapan untuk Kemenangan

Aleksa Andrejic, pemain Persita, mengatakan bahwa timnya tidak ingin pulang tanpa poin. Ia menilai peluang menang cukup terbuka. Apalagi, lapangan Stadion BJ Habibie dinilai cukup bagus. “Kita di sini untuk mendapatkan kemenangan. Lapangan di sini cukup bagus, semoga sepak bola kita mainkan cukup bagus,” ujarnya.

Penutup

Meskipun menghadapi banyak tantangan, Persita tetap berusaha memberikan yang terbaik. Dengan dukungan penuh dari para penggemar, harapan besar diarahkan pada pertandingan ini. Semoga mereka bisa membawa pulang tiga poin dan memperbaiki posisi di klasemen.

Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *