"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Bintang Man Utd yang Luar Biasa Ini Bukan Benjamin Sesko, Tapi Solskjaer Modern

Performa Mengesankan Benjamin Sesko dan Senne Lammens di Manchester United

Setelah beberapa minggu yang menjanjikan, kemenangan Manchester United 1-0 atas Everton menjadi momen penting bagi Benjamin Sesko. Pemain berusia 22 tahun asal Slovenia ini, yang diboyong dengan biaya £74 juta, menunjukkan performa luar biasa dalam pertandingan tersebut. Ia mampu melesat dari satu ujung lapangan ke ujung lainnya dengan ketenangan pikiran yang luar biasa, memastikan bola masuk ke gawang lawan.

Dengan delapan gol sejauh ini musim ini, dan enam gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya, Sesko menunjukkan performa yang mirip dengan Rasmus Hojlund di musim dingin 2023/24. Namun, meskipun Hojlund mencetak gol dalam enam pertandingan Liga Premier berturut-turut antara akhir Desember dan awal Februari, penampilannya kemudian mengalami penurunan. Oleh karena itu, Sesko masih harus membuktikan bahwa ia memiliki kualitas yang sama.

Sesko belum menjadi starter di bawah pelatih baru Michael Carrick, tetapi tidak ada tanda-tanda merajuk atau frustrasi dari pemain muda ini. Bahkan setelah tidak diturunkan dalam derbi Manchester, ia tetap menunggu waktu yang tepat untuk beraksi. Sejak kemenangan atas tim asuhan Pep Guardiola, Sesko telah tampil lima kali sebagai pemain pengganti. Dalam pertandingan melawan Arsenal, ia memberikan umpan kepada Kobbie Mainoo yang berujung pada gol Matheus Cunha. Ia juga mencetak gol kemenangan melawan Fulham, serta terlibat dalam gol penentu Bruno Fernandes melawan Tottenham Hotspur.

Seharusnya Sesko bisa mencetak gol sendiri di menit-menit terakhir pertandingan hari itu, setelah menerima umpan lambung dari Fernandes. Meski tidak berhasil, ia segera mencetak gol melawan West Ham United, dengan piawai menceploskan bola ke gawang untuk menyelamatkan satu poin di waktu tambahan. Setelah upaya terbarunya di Everton, penyerang setinggi 193 cm itu kini telah mencetak tiga gol dalam lima penampilan sebagai pemain pengganti di bawah asuhan Carrick, setelah total membuat 11 penampilan dari bangku cadangan musim ini, di liga dan piala.

Statistik Perbandingan Sesko dan Hojlund

Berikut adalah perbandingan statistik antara Benjamin Sesko dan Rasmus Hojlund:

  • Pertandingan: 22 – 30
  • Mulai: 11 – 25
  • Sasaran: 7 – 10
  • Menit per gol: 162 – 217
  • Konversi gol: 16% – 26%
  • Peluang besar yang terlewatkan: 10 – 13
  • Membantu: 1 – 2
  • Peluang besar tercipta: 0 – 0
  • Kartu akses kunci: 0,4 – 0,9
  • Duel udara dimenangkan: 50% – 27%

Pendekatan Baru Manchester United

Manchester United mungkin telah menemukan Solskjaer modern dalam diri Benjamin Sesko. Seperti yang dinyatakan oleh mantan rekan setimnya, Gary Neville, kesan pertama terhadap striker Skandinavia itu tidak terlalu menggembirakan, ia pernah bercanda bahwa Solskjaer tampak seperti “pasti memenangkan sebuah kompetisi” untuk bisa berada di sana. Tapi, tak lama kemudian, sang penyerang tengah yang sebelumnya tak dikenal itu memenangkan berbagai kompetisi untuk United, terutama pada tahun ’99, dan akhirnya mencetak total 126 gol dalam 366 pertandingan selama dekade berikutnya.

Kini, bintang baru United yang sedang naik daun, Senne Lammens, akan mengikuti jejaknya. Bisa dibilang, seperti halnya dengan pemain Norwegia itu, banyak yang terkejut ketika Lammens yang berusia 23 tahun datang pada musim panas lalu, mengingat saat itu pelatih Ruben Amorim sedang mengincar pemain seperti Shearer yang sudah terbukti kemampuannya di Premier League, yaitu Emi Martinez. Namun, United yakin dengan kemampuan pemain Belgia itu, dan rela mengeluarkan biaya yang relatif murah sebesar £18 juta untuk memboyongnya dari Royal Antwerp, setelah hanya satu musim penuh sebagai kiper utama tim Pro League tersebut.

Performa Senne Lammens

Pemain nomor 31 United telah terbukti sebagai pembelian yang brilian, dengan Setan Merah hanya kalah dua pertandingan liga sepanjang musim dengan pemain baru mereka di bawah mistar gawang. Pemain muda ini, yang sudah terlihat seperti rekrutan terbaik klub sejak Bruno Fernandes, tampil “luar biasa” dalam kemenangan hari Senin atas Everton, menurut Alex Crook dari talkSPORT, berhasil mengatasi tantangan serangan bertubi-tubi di kotak penalti di Merseyside.

Sederhana dan bersahaja, seperti Solskjaer, ketenangan yang dibawa Lammens ke tim ini membuahkan hasil, dan di usianya yang baru 23 tahun, kesempatan terbuka baginya untuk menikmati masa baktinya selama satu dekade di Old Trafford.


Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *