"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Gaji Pekerja RDMP Balikpapan Tersendat, Bandara Uyang Lahai dan Potensi Wisata

Berita Populer Kalimantan Timur dalam 24 Jam Terakhir

Beberapa artikel mengenai peristiwa atau informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi berita populer dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Senin (23/2/2026). Mulai dari gaji pekerja proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dikabarkan mandek selama berbulan-bulan, anggota DPRD Kaltim minta evaluasi menyeluruh. Selanjutnya ada dampak proyek Bandara Uyang Lahai di Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada sektor perekonomian kecamatan. Selain itu, ada juga berita rekaman CCTV yang viral momen keributan di SPBU Balikpapan yang diduga disebabkan karena adanya penyerobotan antrean.

Gaji Pekerja RDMP Balikpapan Tersendat, Abdulloh: Hak Buruh Bukan Sekadar Urusan Administratif

Polemik penunggakan gaji pekerja proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dikabarkan mandek selama berbulan-bulan memasuki babak baru. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengupahan di proyek strategis nasional tersebut. Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, Abdulloh menegaskan bahwa persoalan upah tidak boleh dipandang sebelah mata sebagai kendala administratif belaka antara kontraktor dan subkontraktor.

“Jika hak dasar pekerja sampai tersendat, artinya ada celah pengawasan yang harus segera diperbaiki,” ujar Abdulloh. Isu ini mencuat setelah sejumlah pekerja dilaporkan belum menerima haknya dari pihak subkontraktor. Kondisi ini kian memprihatinkan karena beberapa pekerja dikabarkan harus berutang demi menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga di kampung halaman.

Bagi politisi Golkar ini, kondisi tersebut sangat kontradiktif dengan semangat pembangunan proyek bernilai triliunan rupiah. Ia menekankan bahwa proyek skala besar semestinya memiliki sistem pengamanan pembayaran yang ketat. “Proyek strategis harus menjadi contoh tata kelola yang baik. Jangan sampai pekerja menjadi korban dari rantai administrasi yang panjang,” tegasnya.

Sebagai bentuk fungsi pengawasan, Komisi III DPRD Kaltim membuka peluang untuk memanggil pihak-pihak terkait. Langkah ini diambil guna meminta penjelasan resmi serta memastikan mekanisme pembayaran upah kembali berjalan sesuai ketentuan. Abdulloh mengingatkan, meskipun RDMP sangat krusial bagi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari progres fisik.

“Keberhasilan proyek juga diukur dari kepastian hak dan kesejahteraan tenaga kerja di dalamnya,” tambah Abdulloh. Ke depan, ia mendorong adanya skema pengawasan berlapis dan transparansi pembayaran antara kontraktor utama dengan subkontraktor. Hal ini bertujuan agar risiko keterlambatan upah bagi buruh lapangan dapat diminimalisasi sejak dini.

Bandara Uyang Lahai di Kongbeng Kutim Jadi Pemicu, Wisata dan Keamanan Ikut Dipoles

Kecamatan Kongbeng di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini tengah bersiap melakukan transformasi besar-besaran. Tak hanya fokus pada kelanjutan proyek Bandara Uyang Lahai yang terletak di Desa Miau Baru, pemerintah kecamatan mulai melirik sektor strategis lainnya guna mendongkrak ekonomi kerakyatan. Langkah ini diambil untuk memastikan konektivitas udara yang sedang dibangun selaras dengan kesiapan fasilitas di darat.

Camat Kongbeng, Petrus Ivung, menegaskan bahwa pembangunan wilayah harus bersifat menyeluruh, mencakup sektor ketahanan pangan hingga infrastruktur jalan produksi yang menjadi urat nadi petani lokal. Pihak kecamatan menilai, keberadaan bandara akan terasa hambar jika akses pendukung dan potensi lokal tidak dibenahi sejak dini. Oleh karena itu, penguatan lahan fungsional kini masuk dalam skala prioritas pembangunan dalam waktu dekat.

“Pengembangan wilayah tidak hanya bertumpu pada sektor transportasi udara, tetapi juga mencakup penguatan lahan pangan, lahan fungsional, serta peningkatan akses jalan produksi dan akses menuju lokasi wisata,” ujar Petrus Ivung, Minggu (22/2/2026). Selain infrastruktur dasar, sektor pariwisata menjadi raksasa tidur yang ingin dibangkitkan. Berdasarkan pemetaan, terdapat empat titik destinasi wisata potensial di Kecamatan Kongbeng, yakni dua lokasi di Desa Miau Baru, satu di Desa Sukamaju, dan satu titik lainnya yang tersebar di wilayah tersebut.

Sayangnya, meski memiliki pesona alam dan budaya yang kuat, pengelolaan empat spot wisata ini dinilai belum menyentuh level maksimal. Masalah klasik seperti sulitnya akses jalan menuju lokasi masih menjadi penghambat utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung. “Secara potensi sudah ada. Tinggal bagaimana sistem pengelolaannya kita benahi dan maksimalkan. Perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata menjadi salah satu prioritas kami,” tegasnya.

Pemerintah Kecamatan Kongbeng meyakini bahwa jika pariwisata dikelola secara profesional, dampaknya akan langsung menyentuh kantong masyarakat melalui sektor UMKM dan jasa. Hal ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan wilayah pada sektor pertambangan atau perkebunan semata. Di sisi lain, tantangan besar membayangi ambisi pembangunan ini, yakni masalah stabilitas wilayah. Petrus mengakui bahwa Kecamatan Kongbeng memiliki dinamika sosial yang cukup tinggi sehingga aspek Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjadi perhatian ekstra.

Kerja sama dengan aparat kepolisian sektor (Polsek) setempat kini diperketat untuk menjamin rasa aman bagi warga maupun calon investor yang masuk. Bagi pemerintah kecamatan, keamanan adalah fondasi utama agar seluruh rencana pembenahan infrastruktur dapat berjalan tanpa kendala di lapangan. “Kamtibmas sangat penting untuk mendukung iklim pembangunan. Kita perlu sinergi bersama aparat keamanan agar situasi tetap kondusif, sehingga pembangunan berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Petrus.

Viral Rekaman CCTV, Detik-detik Keributan di SPBU Balikpapan Akibat Dugaan Penyerobotan Antrean

Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan insiden keributan antar pengendara motor di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Balikpapan mendadak viral di media sosial. Video yang diunggah oleh akun TikTok @elyphinasthi pada Sabtu (21/2/2026) viral, saat ini sudah ditonton 1,2 juta penonton dengan lebih dari seribu komentar. Video ini memperlihatkan bagaimana situasi memanas bermula dari perselisihan antrean.

Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana antrean kendaraan roda dua yang cukup tertib di salah satu jalur pengisian BBM. Kemudian seorang pria paruh baya datang mengendarai sepeda motor antre di bagian belakang. Pria itu tiba-tiba turun dari motornya jalan menuju arah tempat sampah yang ada di samping antrean SPBU. Tak lama ia kembali lalu menaiki motornya dan tampak menerobos antrean dengan masuk langsung ke posisi depan, melewati beberapa pengendara yang sudah mengantre lebih dulu.

Aksi tersebut lantas memicu reaksi dari pengendara tepat di belakangnya. Berdasarkan keterangan dalam video, pengendara tersebut sempat memberikan teguran secara lisan. Namun, bukannya kembali ke barisan, pria paruh baya yang menyerobot antrean itu justru tampak tidak terima. Ia terlihat turun dari motornya dan melakukan tindakan agresif yang diduga berupa pemukulan terhadap pengendara yang menegurnya. Situasi sempat memanas.

Keributan pun tak terhindarkan di area pengisian. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat pria tersebut sempat mengejar dan berusaha menyerang kembali. Beruntung, sejumlah pengendara lain yang berada di lokasi serta petugas SPBU dengan sigap berupaya melerai kedua belah pihak agar pertikaian tidak berlanjut lebih jauh. Meskipun situasi akhirnya dapat diredam oleh warga sekitar, video ini memicu beragam komentar dari netizen yang menyayangkan kurangnya kesabaran dan etika saat mengantre di tempat umum.

Hingga saat ini, video tersebut terus beredar luas sebagai pengingat bagi para pengendara untuk tetap menjaga ketertiban dan kontrol emosi di fasilitas publik. Reaksi warganet terhadap unggahan rekaman CCTV yang viral di TikTok itu pun menuai berbagai respons. “Takut banget ketemu orang kayak gini, mana sering beli di situ lagi,” tulis warganet. “Buat laporan aja biar diproses sudah ada bukti CCTV,” tulis warganet. “Kok di Balikpapan ada orang begini ya biasanya tertib,” tulis warganet.




Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *