PSIS Semarang Berjuang untuk Bertahan di Liga 2
PSIS Semarang memasuki putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan semangat tinggi. Dalam pertandingan lanjutan pekan ke-19 Grup Timur, tim yang dikenal dengan nama Mahesa Jenar akan menjamu Persela Lamongan di Stadion Jatidiri Semarang pada hari Minggu (15/2/2026) sore. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi PSIS untuk menaikkan posisi mereka di klasemen sementara.
Dari catatan head to head antara kedua tim musim ini, PSIS memiliki rekor yang cukup baik. Mereka berhasil bermain imbang di putaran pertama dan menang di putaran kedua. Hal ini memberikan motivasi tambahan bagi para pemain dan pelatih untuk mencatat kemenangan lagi dalam laga ini.
Di sisa kompetisi musim ini, PSIS sangat membutuhkan poin demi poin agar bisa tetap bertahan di Liga 2. Saat ini, mereka masih berada di peringkat kesembilan dengan perolehan 18 poin. Jika tidak mampu meningkatkan posisi di putaran ketiga, maka PSIS terancam harus bermain di babak playoff degradasi.
Untuk meningkatkan performa, PSIS melakukan beberapa perubahan signifikan. Di jendela transfer paruh musim, sebagian besar pemain dirombak. Selain itu, manajemen juga mengganti pelatih. Kali ini, mereka mengangkat Andri Ramawi, mantan pelatih Persiba Bantul. Andri akan bekerja sama dengan Alfredo Vera, direktur teknik PSIS yang baru saja ditunjuk setelah Jafri Sastra dipecat.
Alfredo Vera, yang pernah melatih berbagai klub di Indonesia, diharapkan membawa pengaruh positif bagi PSIS. Dalam jumpa pers menjelang pertandingan, Andri Ramawi menyatakan bahwa target utama adalah menghindari babak playoff degradasi. Ia yakin dengan kerja keras, PSIS bisa bertahan di Liga 2 tanpa harus melalui babak play-off.
Andri juga menyebut bahwa hadirnya Alfredo Vera menjadi keuntungan bagi tim. Mereka pernah bekerja sama di Persipura Jayapura, sehingga keduanya sudah saling mengenal. “Saya ingin membantu Coach Alfredo Vera di sini,” ujar Andri.
Persiapan tim berjalan lancar meski beberapa pemain absen. Aqsha Prawira dan Denilson Rodrigues harus absen karena cedera dan hukuman kartu merah. Namun, para pemain tetap fokus dan berharap bisa meraih tiga poin dalam pertandingan ini.
Tegar Infantrie, gelandang PSIS, menyampaikan bahwa adaptasi dengan pelatih baru berjalan baik. Ia mengapresiasi sistem latihan yang diterapkan oleh Andri dan Alfredo. “Semoga ini menjadi dorongan untuk memenangkan pertandingan di putaran ketiga ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bima Sakti, pelatih Persela Lamongan, menyatakan bahwa timnya datang dengan kekuatan penuh. Mereka telah mempersiapkan diri sebaik mungkin selama jeda kompetisi. Bima Sakti juga menyebut bahwa PSIS kini memiliki pelatih baru dan sosok Alfredo Vera yang dihargai.
“Kami menghormati PSIS. Meskipun saat ini mereka di papan bawah, mereka memiliki pemain-pemain bagus. Kami siap menghadapi mereka,” kata Bima Sakti.
Pertandingan ini akan menjadi tantangan berat bagi PSIS. Namun, dengan semangat dan strategi yang tepat, mereka berharap bisa meraih kemenangan yang akan membantu mereka bertahan di Liga 2 tanpa harus melalui babak play-off.











